Tote bag pertamaku!

by - 5:59 AM


Yipiii! Kenalin, ini Tote Bag pertama saya. Bentuknya masih acak adul, tapi saya seneng banget dia bisa tercipta dari tangan yang baru pertama kali pegang mesin jahit. 


Iya, ini kali pertama saya mencoba mesin jahit. Kebetulan ada mesin jahit hibah dari tante. Sebenarnya di rumah juga ada mesin jahit punya ayah, tapi pas dicoba ternyata rusak. 

Awalnya saya pikir menjahit itu gampang, tinggal potong-potong trus dijait deh (mentang-mentang tau merajut), tapi ternyata saya salah. Menjahit memiliki seni tersendiri. Hari ini (24 Desember 2015), saya mempelajari menjahit dengan mesin jahit dari nol. Mulai dari memasang benang, menginjak pedal, memulai sampai mengakhiri jahitan.

Lucunya itu, saat mulai menginjak pedal. Saya merasa seperti lagi belajar mobil. nginjeknya dikit-dikit takut kebablas. Setelah mulai terbiasa, barulah saya berani mempraktekkannya pada kain-kain yang akan menjadi tote bag ini.


Pada video tutorial yang saya jadikan pedoman, tidak dijelaskan secara detail kain apa yang dipakai, atau saya aja yang miss pendengarannya, soalnya bahasa Inggris dulu dapet enem. Haha. Akhirnya saya membeli kain katun untuk luaran tas, dan untuk dalamannya saya membeli kain yang biasa digunakan untuk tas pembungkus kue dan nasi walimahan. Entah apa namanya, yang jelas ini murah banget, cuma Rp 5500 per meter.


Menurut petunjuk, untuk masing-masing kain kita membutuhkan dua lembar kain ukuran 19 x 21 Inci dan dua lembar kain ukuran 2 x 21 Inci. Untuk cara menjahitnya silahkan lihat video di bawah.



Saya menambahkan aplikasi owl dengan kain felt di luaran tasnya. Niat awalnya sih cuma untuk hiasan saja, tapi kok keliatannya lucu kalau dijadikan saku. Akhirnya bagian atasnya saya biarkan tetap terbuka seperti di gambar.


Saya juga menambahkan saku dengan resleting di dalamnya. Untuk pembuatan saku ini, bisa dilihat di videonya mbak Debbie Shore.


Tote bag pertama saya, bentuknya aneh ya. Hahaha. Seharusnya owl itu posisinya ada di tengah, namun saya melakukan kesalahan saat menjahit bagian atasnya. Akhirnya terpaksa saya potong, dan ya seperti itulah jadinya. 

Lumayan berantakan lah untuk tote bag pertama.




You May Also Like

0 comments